Sabar Dalam Pendidikan

Sabar menghadapi masalah dan cobaan

Sabar untuk berniat sukses, bebas dan jaya serta sembuh dari sakit dan punya niat untuk beribadah.( jangan cuma niat , lakukan ) – Kalau kita suatu saat diuji dengan sesuatu ( masalah ) , kita harus sadar bahwa yang pertama harus di miliki adalah Khusnudhon( berbaik sangka ) kepada Allah, karena seburuk buruk perilaku adalah berburuk sangka kepada Allah. – Sabar menafakuri hikmah tiap masalah dan cobaan – Bersabar ketika ikhtiar – Sabar untuk tidak mengeluh

1. macam-macam sabar beserta dalil dan contoh masing-masing Para Ulama telah membagi sabar dengan pembagian yang beraneka ragam. Dan semuanya bermura pada tiga macam, yakni sabar dalam menjalankan ketaatan, sabar terhadap maksiat dan sabar dalam musibah.

a. Sabar dalam menjalankan ketaatan adalah bersikap istiqomah dalam menjalankan syaria’at Allah; membiasakan diri untuk senantiasa menjalankan segala macam ibadah, baik yang berkaitan dengan harta, jasmani maupun hati. Meneruskan amar ma’ruf nahi mungkar dan bersabar dalam menjalankan semua itu terhadap beraneka macam ujian dan cobaan. Seperti yang telah dicontohkan oleh Luqman kepada anaknya.


يا بني أقم الصلاة وأمر بالمعروف وانه عن المنكر واصبر على ما أصابك إن ذلك من عزم الأمور.

“hai anakku, dirikanlah shalat, suruhlan manusia mengerjakan yang baik, cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar, bersabarlah terhadap apa yang menimpamu”. (Qs. Luqman:17)

b. Sabar terhadap maksiat adalah dengan melakukan perjuangan melawan hawa nafsu, memerangi penyelewengan jiwa, meluruskank kebengkokannya dan mengekang pendorong-pendorong kejahatan dan kerusakan yang dibisikkan oleh Syaitan ke dalam hati manusia. Dan apabila seseorang bersabar terhadap segala macam ujian dari Allah, maka ia akan mendapatkan hidayah yang sempurna.

والذين جاهدوا فينا لنهدينهم سبلنا وإن الله لمع المحسنين.

“dan orang-orang yang berjuang untuk mencari ridha Kami, benar-benar akan kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami”. (QS. Al-Ankabut: 69).

c. Sedangkan sabar dalam menghadapi musibah adalah dengan menyadari bahwa dunia ini adalah tempat ujian dan cobaan. Allah akan menguji iman hamba-Nya dengan beraneka ragam musibah, sebab Dialah yang lebih tahu segala sesuatu. Dan Allah akan menyaring kaum mukminin dengan beragam cobaan untuk memisahkan yang baik dan buruk, yang beriman dari yang munafik.

الم. أحسب الناس أن يتركوا أن يقولوا آمنا وهم لا يفتنون.

“alif lam mi`m. apakah manusi itu mengira bahwa mereka dibiarkan mengatakan, ‘kami telah beriman,’ sedang mereka tidak diuji’ (QS. Al-Ankabut: 1-2).

Comments